Konsultan IT

Konsultan IT adalah sebuah profesi yang bergerak di bidang teknologi informasi. Orang awam melihat konsultan IT sebagai orang-orang yang bergelut dengan komputer baik software, hardware dan jaringan. Dari penampakan, mereka para konsultan berkumpul pada dua kutub ekstrim, satu super rapih dan satu super tidak rapih. Mereka yang super rapih akan berpenampilan sangat perlente, kemeja tangan panjang, celana bahan dan sepatu hitam mengkilat. Kutub yang satunya lagi akan berpenampilan menggunakan baju t-shirt atau kaos berkerah, celana jins dan sepatu sports.

Dari segi penghasilan, mereka para konsultan yang senantiasa menjinjing laptop kemana-mana bisa dibilang berpenghasilan diatas rata-rata. Dan hal ini pulalah yang dijadikan kampanye para perguruan tinggi yang memiliki jurusan IT yang setiap harinya semakin bertambah banyak. Jurusan IT dikampus-kampus menjadi jurusan favorite dan mahasiswanya seolah-olah membentuk sebuah kasta tersendiri.

Mereka para mahasiswa IT seolah hendak menyampaikan pesan “we are smart” dengan gaya berpakaian yang meniru selebritis IT seperti Bill Gates, Steve Jobs, Mark Zuckerberg dan lain sebagainya. Entah karena mereka kebanyakan nonton film sci-fi IT ataukah mereka memang sudah benar-benar mendalami bidang mereka, para pandawan konsultan IT ini seperti memiliki dunia sendiri dan keseruan sendiri. Mereka akan mengeluarkan kata-kata yang aneh seperti oracle, microsoft, java, SAP, axapta, ellipse, c#, visual studio, OOP, inheritance, assembly, php, API, front end, back end, update, dotnet, debug, versioning, query, collaboration, BI dan lain sebagainya.

Hal-hal bagus mengenai IT tidak akan ada habis-habis nya dibahas. Semua itu akan bergerak liar tergantung domain pembicaraan apakah domain lifestyle, masa depan dan lain lain. Namun ada satu domain pembahasan yang jarang dibuka dan dibicarakan. Sisi-sisi yang menjadikan IT menempati posisi terhormat dalam jajaran profesi. Hal yang menjadikan para konsultan IT banyak diburu dan dicari dengan gaji yang fantastis. Berikut adalah beberapa sisi tersebut:

Stress Tingkat Tinggi

Kenapa gaji para konsultan IT bisa begitu sangat tinggi? hal ini dikarenakan pekerjaan sehari-hari mereka yang memiliki tingkat stress yang cukup tinggi. Tingkat stress yang menjadikan seorang konsultan IT bertahan dibawah satu tahun. Tingkat “resign” para konsultan sangat tinggi. Oleh karena itu lowongan pekerjaan sebagai jagoan komputer akan selalu tersedia banyak sekali. Para manager dan CEO mengiming-imingi para tenaga IT itu dengan bayaran yang tinggi. Bayaran yang akan menyilaukan mereka dan menjadi tidak aware dengan apa yang dihadapi dibelakang kemudian hari. Jika Anda menemukan para konsultan digedung-gedung cekikikan dengan muka yang cerah, bisa dipastikan itu mereka yang baru bergabung dan baru memasuki tahap awal pengerjaan projek. Mereka yang sudah dalam terlibat projek akan berpenampilan kurang ramah karena efek berkurang nya rutinitas tidur dan mandi🙂

Pekerjaan Tidak Jelas

Mungkin akan banyak yang tidak setuju dengan pernyataan “pekerjaan tidak jelas”. Karena untuk berjalannya sebuah projek IT, prasyarat yang harus ada adalah dokumen panduan pengerjaan. Secara sederhana, buku mengenai hal-hal apa saja yang harus dikerjakan harus sudah ada. Pada kenyataan nya, buku semacam itu memang ada, namun seiring projek berjalan, buku tersebut jarang dipatuhi, terutama oleh klien yang punya projek. Karena kebanyakan buku semacam itu tidak men-detail dan tidak lengkap. Atau bisa juga memang buku tersebut sudah detail dan lengkap, tetapi si klien fantasi nya berubah di tengah jalan. Semua itu akan menempatkan si konsultan IT selalu salah, mengerjakan sesuai buku dibilang salah, mengerjakan mengikuti feeling klien ditengah jalan juga pasti itu salah. Sialnya lagi, para wasit dengan title Project Manager (PM) tidak bisa mencari solusi yang cantik, maka disaster lah yang terjadi.

Jam Kerja Ngawur

Mungkin orang IT lah yang memiliki jam kerja paling ngawur setelah agen rahasia. Kondisi real project dilapangan yang “hot” yang memaksa terjadinya semua itu. Bergadang berhari-hari di kantor klien bahkan sering kali nginep adalah keseharian si orang IT. Bergadang terpaksa dilakukan karena memang ada problem yang bersumber dari si konsultan dan tidak jarang juga sumber datang dari si klien.

Ada pepatah mengatakan “jika tidak ingin kena panas kompor, maka jangan main ke dapur”. Diatas adalah kurang lebih sisi kurang menyenangkan seorang pekerja IT. Banyak mereka yang bertahan, dan banyak juga mereka yang berguguran. Banyak yang ketagihan stress tingkat tinggi, dan banyak juga yang muak dengan stress tingkat tinggi. Banyak yang berhasil memberikan solusi pada klien nya, dan banyak juga yang gagal dan akhirnya ribut perang email dengan pihak klien.

Mungkin ada yang berpendapat semua diatas adalah terlalu dramatis. Dan mungkin juga akan ada yang berpendapat kurang dramatis. Kebenaran yang paling benar dan hakiki tentang konsultan IT adalah diketahui dengan menjalaninya. Masuk dan terjun kedalamnya. Segar dan kecut nya air kelapa hanya dapat dirasakan dengan meminumnya dan tidak cukup dengan hanya membaca ceritanya. Are you dare?

3 thoughts on “Konsultan IT”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s